Gagal di Kota, Angkot Modern Diusulkan Pindah Ke Kabupaten
Angkot Modern Diusulkan Pindah Ke Kabupaten

Gagal di Kota, Angkot Modern Diusulkan Pindah Ke Kabupaten

Grosir Blazer

Beritabogor.ID, Bogor - Setelah sempat mengaspal pada 2018 lalu, program angkot modern dianggap gagal melewati tahap uji coba yang berujung belum adanya kepastian hukum dan jaminan dari Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Pada M Ishack AR sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kota Bogor pada minggu (6/1/2019) lalu mengusulkan pengalihan proyek angkot modern dari kota ke kabupaten. Usulan ini dikedepankan untuk meminimalisir kerugian pengusaha angkutan yang telah berinvestasi di perusahaan angkot modern dengan badan hukum Koperasi Duta Jasa Angkutan Mandiri (Kodjari).

Usulan permohonan pengalihan angkot modern dari Kota ke Kabupaten Bogor sudah dilayangkan kepada Wali Kota Bogor melalui surat nomor : 001/OGD-KOT/1/2019. Isi surat tersebut di antaranya membaca surat dari Koperasi Duta Jasa Angkutan Mandiri (Kodjari) nomor : 003/TPK-4/Kodjari/XII/2018 tanggal 27 Desember 2018, tentang pengalihan pelayanan operasional angkot modern di rute Ciawi, Baranangsiang, Otista, BTM, Sem­pur, Pajajaran, Warung Jambu, Pomad hingga Ciparigi atau biasa disebut TPK 4.

M Ishack mengharapkan pemkot dapat menyukseskan program rerouting angkot di Kota Bogor dan menyelesaikan konversi 3 banding 2 khususnya di rute TPK 4 yang direncanakan sebagai rute angkot modern. (ta/bb)

Berita terkait